Panduan Identifikasi Dinamo BLDC Emoped dan Sepeda Listrik
Mengenal BLDC (Motor Penggerak)
Mengetahui spesifikasi teknis dinamo BLDC (Brushless DC Motor) pada kendaraan listrik sangat penting agar tidak salah dalam menentukan kecocokan suku cadang. Di lapangan, kesalahan membaca spesifikasi diameter velg, lebar dudukan sasis, atau ukuran poros as (axle) sering kali membuat dinamo baru tidak bisa dipasang pada rangka motor.
Untuk mempermudah proses pengecekan teknis, dinamo BLDC untuk kategori sepeda dan motor listrik diklasifikasikan menggunakan rumus satu baris yang ringkas berbasis istilah bahasa Inggris yang standar. Penulisan kode ini dipisah menggunakan tanda garis miring tanpa spasi (/) dan diurutkan secara hierarkis dari bentuk fisik luar (umum) hingga detail komponen kelistrikan serta pengereman (khusus).
Rumus Struktur Kode Dinamo BLDC
[KODE_FISIK] / [VOLT-WATT] / [OLD] / [AXLE] / [WIRE_TYPE] / [R-L_FITUR]
Panduan Komponen Singkatan (Hierarki Umum ke Khusus)
1. KODE_FISIK (Bentuk Luar & Ukuran)
Komponen utama ini memisahkan dinamo berdasarkan konstruksi fisiknya: apakah berupa pelek jadi (Velg Hub / VHUB) atau hub batangan kopong yang membutuhkan ruji (Motor Hub / MHUB).
- VHUB10: Tipe velg jadi untuk ban ukuran 14 inci (Ring velg 10 inci).
- VHUB12: Tipe velg jadi standar motor matik listrik (Ring velg 12 inci).
- VHUB14: Tipe velg jadi untuk ban ukuran 16 inci (Ring velg 14 inci).
- MHUB36H: Hub motor kosongan dengan 36 lubang ruji (hole).
- MHUB32H: Hub motor kosongan dengan 32 lubang ruji (hole).
2. VOLT-WATT (Kapasitas Performa)
Identitas daya komersial dinamo yang ditulis menggunakan pemisah tanda strip.
- Contoh penulisan: 48V-500W, 60V-1000W, atau 72V-2000W.
3. OLD (Lebar As Rangka)
Over Locknut Distance atau lebar total dudukan sasis dari ujung ke ujung dalam satuan milimeter. Ditulis langsung berupa angka numerik saja.
- Contoh penulisan: 135 (lebar standar sepeda/kosongan) atau 145 (lebar standar lengan ayun motor listrik matik).
4. AXLE (Ukuran Poros As)
Berbeda dengan sepeda listrik kecil (as 12mm/14mm), motor listrik menggunakan diameter as yang lebih besar untuk menahan torsi tinggi. Bentuk as tidak bulat penuh, melainkan dipapas rata pada dua sisi (flatted axle) agar mengunci pada dropout sasis. Format penulisannya adalah: [Diameter Ulir]x[Lebar Papasan Datar].
- 16×10: Diameter ulir luar as 16 mm (M16) dengan lebar papasan datar 10 mm.
- 16×12: Diameter ulir luar as 16 mm (M16) dengan lebar papasan datar 12 mm.
5. WIRE_TYPE (Sistem Kabel Utama)
- 8W: Jalur lengkap standar (3 kabel fasa tebal + 5 kabel hall sensor kecil).
- 3W: Jalur kabel fasa saja tanpa sensor (Sensorless).
6. R-L_FITUR (Dudukan Samping Kanan-Kiri)
Format penulisan dibagi berdasarkan posisi kanan dan kiri stang saat menghadap ke depan: [Fitur_Kanan]-[Fitur_Kiri].
- THD (Thread): Memiliki drat ulir luar (kanan untuk gir/freewheel, kiri untuk rem tromol luar).
- ID110: Memiliki mangkok rem tromol tanam internal diameter 110 mm (khusus kiri).
- DB (Disc Brake): Memiliki 6 lubang baut untuk dudukan piringan cakram (khusus kiri).
- NON: Sisi polos tanpa dudukan aksesoris.
Contoh Penerapan Kasus pada Unit Populer di Lapangan
Berikut adalah contoh pengodean satu baris yang diterapkan langsung pada beberapa tipe sepeda listrik yang banyak beredar di pasar Indonesia:
- Selis Mandalika:
Menggunakan dinamo velg jadi ring 14 inci (Kombinasi ban ukuran 16), tegangan kelistrikan 36 Volt dengan daya output 350 Watt. Lebar sasis belakang (OLD) berukuran 145 mm dengan ukuran poros as M14 dan papasan sasis 10 mm. Kelistrikan menggunakan tipe 8 kabel standar, serta memiliki dudukan drat ulir ganda di kedua sisinya (kanan untuk gir kayuh dan kiri untuk rem tromol luar).- KODE DINAMO: VHUB14/36V-350W/145/14×10/8W/THD-THD
- Edison Royale:
Menggunakan dinamo velg jadi ring 10 inci (Kombinasi ban ukuran 14), tegangan kelistrikan 48 Volt dengan daya motor lebih besar yaitu 500 Watt. Lebar sasis belakang (OLD) berukuran 145 mm dengan ukuran poros as M14 dan papasan sasis 10 mm. Menggunakan sistem kelistrikan 8 kabel standar, serta dilengkapi dudukan drat ulir ganda di sisi kanan dan kiri.- KODE DINAMO: VHUB10/48V-500W/145/14×10/8W/THD-THD
- Uwinfly Dragonfly 6:
Menggunakan dinamo velg jadi ring 10 inci (Kombinasi ban ukuran 14), tegangan kelistrikan 48 Volt dengan daya motor 500 Watt. Lebar sasis belakang (OLD) berukuran 145 mm dengan ukuran poros as M14 dan papasan sasis 10 mm. Kelistrikan menggunakan sistem 8 kabel standar, dengan sisi kanan menggunakan drat ulir untuk gir dan sisi kiri menggunakan sistem mangkok rem tromol tanam internal diameter 110 mm.- KODE DINAMO: VHUB10/48V-500W/145/14×10/8W/THD-ID110
(Catatan: Pemakaian as ukuran 14×10 pada contoh di atas disesuaikan untuk tipe sepeda listrik harian di bawah 1000W, sementara ukuran as M16 tetap menjadi acuan standar wajib khusus untuk kategori motor listrik performa tinggi).